Kepemimpinan Nehemia

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF


PENDAHULUAN
Nehemia adalah salah satu dari masyarakat Yahudi yang ditawan dinegeri persia, dan ia mendapat tugas menajdi  juru minuman Raja Artahsasta.  Pada waktu itu Nehemia merasa sedih karena mendengar keadaan negerinya yang berada dalam kesukaran besar dan tercela,  yaitu tembok Yerusalem telah runtuh, masyarakat melarat serta dalam bahaya. Berita itu disampaikan oleh Hanani yang baru datang dari Yerusalem. Hati Nehemia menjadi sedih dan dia rindu untuk membangun kembali tembok itu dan membenahi bangsanya. Dan pada akhirnya Nehemia berhasil dalam memimpin dan membangun bangsanya.
Dalam Kitab Nehemia dapat kita pelajari bagian-bagian terpenting dalam kepemimpinannya sebagai pemimpin bangsa.

KEPEMIMPINAN NEHEMIA
1.       Peka  dan tanggap pada situasi tertentu (1:1-11)
a.       Peduli kepada kaumnya yang luput dari tawanan di Yerusalem
1)      Dalam kesukaran besar
2)      Dalam keadaan tercela
3)      Dalam keadaan Miskin
b.      Peduli kepada keadaan Bangsanya
1)      Tembok Yerusalem terbongkar
2)      Pintu-Pintu gerbang terbakar
c.       Nehemia Menangis dan berkabung selama beberapa hari

2.       Memiliki dan membagikan Visi (1-2)
a.       Membangun kembali tembok Yerusalem yang runtuh
b.      Membangun kesejahteraan bangsanya

3.       Memiliki Strategi dalam melaksanakan pekerjaannya
a.       Melakukan bersama raja dan pembesar pemerintahan Artahsasta (2:1-10)
1)      Kelengkapan administrasi
2)      Sarana dan prasarana
3)      Keamanan perjalanan ke Yerusalem (ada pengawalan)
b.      Melakukan pekerjaan bersama Tokoh Agama dan masyarakat (2:11-18).
1)      Mempelajari situasi dan kondisi
2)      Melakukan pemetaan pekerjaan
3)      Pengerjaan berdasarkan pembagian kerja.

4.       Memiliki Tujuan dan motivasi yang benar
a.         Membangun Yerusalem kembali menjadi kota yang terhormat (2:5,10; 5:9)
b.         Membangun bangsanya kembali agar tidak mengalami kesukaran besar (2:5,10)

5.       Memiliki Etos kerja yang tinggi
a.       Sebagai juru minuman raja dilakukan dengang disiplin yang tinggi (2:1-8)
b.      Bangun malam hari untuk survey kerusakan di yerusalem (2:11-15)
c.       Menyampaikan visi dan memberi motivasi (2:18)
d.      Nehemia juga sibuk melakukan pekerjaan itu (4:23)
e.      Pekerjaan besar itu diselesaikan dalam waktu 52 hari (6:15)

6.       Memperhatikan  dan membela  rakyatnya  dalam kesukaran
a.       Nehemia marah ketika mendengar keluhan dan berita tentag penindasan pada orang Yahudi. (5:1-6)
b.      Nehemia menggugat para pemuka dan penguasa (5:7)
c.       Nehemia mengadakan sidang jemaah yang besar (5:7)
d.      Nehemia membebaskan rakyatnya dari kemisikinan dan perlakuan tidak adil oleh penguasa (5:8-13).
e.      Nehemia memperhatikan pemimpin umat (13)

7.       Nehemia Administrator yang baik
a.       Berangkat ke Yerusalem dengan meminta surat raja Artahsasta bagi para bupati (2:7)
b.      Sebelum melakukan pembangunan Nehemia mengadakan koordinasi (2:17-18)
c.       Nehemia membuat daftar penduduk (para  pembesar dan rakyat mencatat silsilah keluarga masing-masing. (7:4-73)
d.      Mengembalikan rakyatnya ke Yerusalem untuk tinggal dirumah masing-masing (7:73-8:1).
e.      Membuat piagam perjanjian, kalau sekarang Fakta Integritas (9:38-10:1-27)

8.       Nehemia pemimpin yang berintegritas
a.       Nehemia pemimpin rohani yang berkarakter
1)      Pendoa syafaat bagi bangsanya (1:4-11; 2:5; 4:9; 9; 13)
2)      Bergantung kepada Tuhan dalam melaksanakan tugasnya.
3)      Mengakui pertolongan Tuhan (2:18; 6:15-16)
4)      Taat melaksanakan Firman Tuhan.
b.      Nehemia memiliki dedikasi yang tinggi pada kepemimpinannya
1)      Nehemia Tidak tawar hati (4:6)
2)      Berani menghadapi masalah malaupun membahayakan dirinya, bukan pengecut (6:1-16)
3)      Mengambil keputusan setelah berpikir masak-masak (5:7)
4)      Nehemia tidak mencari keuntungan pribadi (5:7,14-19)


9.       Nehemia mempersiapkan generasi  yang berkualitas
a.       Persiapan rohani
1)      Menghormati dan menegakkan hari sabat (13:15-22)
2)      Membimbing bangsanya mengenal dan mentaati kitab suci (8; 13:1)
3)      Membimbing bangsanya kepada pertobatan (9:)
4)      Memisahkan bangsanya dari pengaruh kekafiran
5)      Mentahirkan bangsa dari kekafiran (13:30).

b.      Persiapan pendidikan
1)      Mengajar mencintai bahasa Yahudi (13:24-25)
2)      Mengajar adat istiadat Yahudi (13)
3)      Melindungi anak-anak negeri dari pendidikan yang tidak sehat (13)

PENUTUP
Kiranya Kepemimpinan Nehemia ini bisa menjadi Inspirasi kita sebagai pemimpin di negeri ini yang melakukan terbaik bagi bangsanya, dan memuliakan Tuhan dalam hidupnya. Tuhan pasti menyertai setiap orang yang mau melakukan pekerjaan pemulihan bangsa ini, dan membuatnya berhasil.